Kamis, 29 November 2012

Bagian tubuh yang berfungsi sbg Sistem Ekskresi

Ginjal
Pengeluaran zat yang dilakukan oleh ginjal dikeluarkan dalam bentuk air seni (urine)
1.      Struktur Ginjal
Dalam tubuh ada sepasang ginjal yang terletak disebelah kiri dan kanan ruas tulang pinggang didalam rongga perut.Letak ginjal kiri agak lebih tinggi daripada ginjal kanan.Ciri-ciri ginjal yaitu berwarna cokelat kemerahan, bentuknya seperti kacang merah, berat kedua ginjal sekitar 120-150 gr dan dilindungi oleh lapisan lemak yamg tebal.
Ginjal terdiri atas 3 bagian, yaitu bagian terluar (korteks), bagian sebelah dalam (medula), bagian pusat (pelvis).
Tiap-tiap ginjal tersusun atas sekitar 1 juta unit penyaring kecil (nefron).Proses penyaringan darah terjadi di bagian korteks.Didalam korteks terdapat ratusan ribu badan Malpighi yang terdiri atas glomerulus (anyanman pembuluh darah kapiler) dan kapsul Bowman.Glomerulus dikelilingi oleh kapsul Bowman yang berbentuk seperti cawan dan berdinding ganda.
Medula merupakan tempat berkumpulnya pembuluh-pembuluh halus dari kapsul Bowman.Pembulu-pembuluh tsb mengalirkan urin ke saluran yang lebih besar dan bermuara di pelvis.Kemudian urine mengalir melalui ureter dan ditampung di dalam kantong kemih.Jika kantong kemih penuh urine,dinding karton tertekan sehingga otot melingkar pada pangkal kantong meregang.Akibatnya timbul rasa ingin buang air kecil.Selanjutnya urine dikeluarkan melalui saluran kemih (uretra)
2.      Cara kerja ginjal
Cairan yang keluar dari pembuluh darah masuk ke nefron.Nefron tersusun atas glomerulus dan kapsul bowman.Membran glomerulus dan kapsul bowman bersifat permeabel terhadap molekul kecil dan ion.Air, gula, asam amino dan urea terpisah dari darah kemudian menuju ke kapsul bowman.Proses ini disebut Filtrasi.Hanya 1 liter dari 180 liter air yang diekskresikan sebagai urine setiap harinya.
Cairan dari kapsul bowman menuju ke saluran pengumpul.Glukosa dan asam amino diserap dan masuk kembali ke kapiler darah.Peristiwa ini disebut Reabsorpsi.
Dalam keadaan normal, urine mengandung zat-zat berikut :
a.       Air, urea dan amonia merupakan sisa-sisa perombakan protein
b.      Garam mineral terutama NaCl
c.       Zat warna empedu yang memberi warna kuning pada urine
d.      Zat yang berlebihan dalam darah misalnya vitamin, obat-obatan dan hormon
3.      Gangguan pada ginjal
Ginjal dapat rusak akibat infeksi bakteri, jika salah satu ginjal tidak berfungsi ginjal lainnya akan mengambil alih tugas penyaringan darah.Jika kedua ginjal tidak berfungsi maka dapat berakibat fatal karena urea tertimbun dalam tubuh.Kadar urea yang tinggi meracuni tubuh dan dapat mengakibatkan kematian.
Jika terjadi penimbunan urea, penderita mempunyai dua pilihan, yaitu cangkok ginjal atau cuci darah (hemodialisis) secara rutin.
Dapat juga terganggu karena adanya batu ginjal.Batu ginjal merupakan endapan garam kalsium didalam pelvis ginjal, ureter atau kantong kemih.Endapan ini menyebabkan urine sulit keluar dan menimbulkan rasa nyeri.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar